Ada keberanian yang tidak selalu terlihat dari luar. Seseorang pergi jauh dari rumah, meninggalkan kenyamanan, bukan karena tidak punya pilihan, tapi karena ingin mencoba sesuatu yang lebih besar. Bekalnya sederhana, bukan uang yang banyak atau jaminan keberhasilan, tapi restu dari orang tua yang membuat langkah itu terasa lebih kuat.
Di perjalanan, tidak semua berjalan sesuai harapan. Ada gagal, ada jatuh, bahkan ada momen di mana semuanya terasa tidak berarti. Tapi ketika seseorang ingat alasan awalnya, ada rasa yang berbeda. Seolah apa pun yang terjadi tetap punya makna, karena dijalani dengan niat yang tidak setengah-setengah. Dari situ, kegagalan tidak lagi terasa sebagai akhir.
Mungkin itulah yang membuat seseorang tidak menyesal. Bukan karena semuanya berhasil, tapi karena sudah berani mencoba dengan sungguh-sungguh. Restu itu seperti penopang yang tidak terlihat, memberi kekuatan saat keadaan sulit. Dan dari situ, hancur pun tidak terasa sia-sia, karena sudah dijalani dengan keyakinan yang utuh sejak awal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar