27/06/22

SURAT TERBUKA UNTUK LAKI-LAKI TERHEBTAKU


Dear lelaki terhebatku,

Yang paling bisa menyembunyikan lelah. Bibirmu yang kering terpaksa tersenyum untuk menunjukkan bahwa semua baik-baik saja. Rela jatuh bangun demi kebahagiaan orang-orang yang kamu cintai.

Di tanganmu semua urusan harus beres. Semua beban sanggup kamu tanggung sendiri. Semua masalah harus bisa kamu selesaikan sendiri. Bahkan, permasalahan yang rumit dan membahayakan sekalipun. Kamu pandai memendam karena kamu malu jika seorang laki-laki harus mengeluh.

Kamu bekerja semaksimal mungkin sampai keluar urat-urat di tangan dan lehermu. Kamu rela mengambil pekerjaan apapun untuk memenuhi kebutuhan. Karena kamu paham, laki-laki itu dihargai dari tanggung jawabnya (kerja kerasnya) bukan dari banyak omongnya.

Wahai lelaki terhebatku, teruslah semangat dan tersenyum. Seberat apapun yang sedang kamu upayakan, yakinlah kamu mampu. Karena ada doa orang-orang yang mencintaimu.

Sukorejo, 28 Juni 2022
Anakmu, #Ilham Akbar

Tidak ada komentar:

Merajut Sejarah (Napak Tilas Berdirinya NU)

Rinai hujan masih turun cukup deras saat rombongan besar itu tiba di Ndalem Kasepuhan, Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Rumah sederhana ...